Konsep dan Teori Kekuatan Perfect Ultra Instinct Goku Dragon Ball Super

Konsep dan Teori Kekuatan Perfect Ultra Instinct Goku

Mastered Ultra Instinct / Miggate Kansei Mastered Instinct!! telah diumumkan secara resmi sebagai wujud terkuat dari Son Goku yang muncul dalam pertarunganya melawan Jiren pada turnamen kekuatan yang telah mendekati episode terakhir.

Sebelumnya pada episode 110,  Ultra Instinct diperlihatkan pertama kali oleh Goku ketika hampir kalah melawan Jiren.

Sedangkan pada versi manga, dalam chapter 28, diperlihatkan Beerus juga menggunakan Ultra Instinct namun sedikit berbeda dengan apa yang dilakukan Goku. Dari teori versi anime, Goku mendapatkan Ultra Instinct ketika ia terkena Genkidamanya sendiri.

Energi Genkidama baradu dengan energi goku yang membuat dirinya menghancurkan pembatas dari potensi terdalamnya.

Sedangakan pada teori Manga, Ultra Instinct merupakan teknik menguatkan insting yang membuat tubuhnya bergerak sendiri.

Akan tetapi alasan tersebut masih kurang logis mengapa goku bisa mendapatkan Ultra Instinct. Maka dari itu Animenoem akan memberikan penjelasan tentang Teori tentang Perfect Ultra Instinct yang didapatkan Oleh Goku.

Inilah Konsep dan Teori Perfect Ultra Instinct Goku

Sebelum munculnya pengumuman bahwa Akira Toriyama akan memberikan wujud warna silver pada goku, banyak yang mengatakan bahwa Ultra Instinct merupakan sebuah teknik dan bukan merupakan form  seperti apa yang dilakukan oleh Beerus pada chapter 28.

Akan tetapi setelah Toriyama memberikan perfect ultra instinct secara resmi, hal itu membuat para DB Lovers terkejut dan membuat  pernyataan bahwa Ultra Instinct benar-benar merupakan Form.

Wujud yang dimiliki Goku memiliki ciri fisik rambut dan mata silver seperti ciri fisik para Angel yang menjadi pengawal para Dewa penghancur.

Animenoem menyadari sesuatu tentang Ultra Instinct dari teori manga dan anime dan melihat apa yang dilakukan Goku maupun Beerus.

Ki Dewa dan Ultra Instinct


Telah diketahui bahwa Ultra Instinct merupakan teknik yang paling sulit dikuasai oleh para Dewa Penghancur.

Dilihat dari desain Perfect Ultra Instinct yang dibuat Akira Toriyama, disimpulkan bahwa Ultra Instinct tetap merupakan sebuah teknik dengan ciri fisik seperti para Angel.

Ultra Instinct  adalah teknik membangkitkan naluri dengan sendirinya sehingga dapat menghindari diri dari berbagai serangan dan bergerak sendiri tanpa sadar.

Namun dibalik hal tersebut terdapat hal khusus yang terjadi pada ki dewa ketika Ultra Instinct berlangsung.

Saat menggunakan Ultra Instinct, ternyata Ki dewa yang berada dalam tubuh pengguna dapat mengeluarkan kekekuatan sembunyi sehingga Ki dewa dapat bekerja secara maksimal.

Penggunaan Ki dewa yang dimiliki para dewa penghancur maupun dewa lain, masih merupakan ki dewa biasa yang sekedar lebih kuat dari Ki normal.

Padahal Ki Dewa tidak hanya bersifat lebih kuat dari ki biasa namun ki dewa  juga memiliki kemampuan khusus yang dapat meningkatkan segala statistik kemampuan dari, kekuatan, kecepatan, reflek dan yang lainya.

Perbedaan Perubahan Super Saiyan dengan Ultra Instinct


Form seperti Super Saiyan 1,2, dan 3 atau Super Saiyan God dan Super Saiyan Blue konsepnya seperti semakin meningkatnya jumlah ki maka Form akan semakin bertambah dan Form tersebut dapat didapatkan dengan cara meningkatkan ki lebih besar yang bisa diperoleh melalui latihan keras.

Berbeda dengan Ultra Instinct, sebesar apapun ki dewa yang dimiliki, pengguna tidak akan pernah mencapai wujud ultra instinct jika belum menguasai ki dewa secara penuh.

Seperti yang terjadi pada Beerus dan Goku, Mereka memiliki perbedaan jauh dalam jumlah ki dewa.

Beerus memiliki ki dewa lebih besar daripada Goku sehingga Beerus jauh lebih kuat dari Goku. Akan tetapi Whis mengatakan bahwa Goku dan Vegeta memiliki kesempatan untuk mengalahkan Beerus dengan menguasai sebuah kemampuan yang bahkan belum bisa dikuasai oleh Beerus yaitu Ultra Instinct.

Jika menggunakan teknik Ultra Instinct, maka ki dewa yang ada dalam tubuh akan bekerja secara maksimal sehingga dapat meningkatkan kemampuan pengguna, jadi masuk akal saja jika Goku yang dapat mengoptimalkan ki dewa bisa menang dengan Beerus yang belum mampu mengeluarkan ki dewa secara optimal

Hubungan Perfect Ultra Instinct dan Angel

Inilah Konsep dan Teori Perfect Ultra Instinct Goku

Jika kalian melihat sosok Perfect Ultra Instinct, mungkin beberapa dari kalian berpikir bahwa sosok tersebut mirip dengan ciri fisik Para Angel, yaitu rambut dan mata yang berwarna silver.

Dari pernyataan tersebut tedapat kesimpulan bahwa para  Angel sudah menguasai teknik Perfect Ultra Instinct seperti yang dilakukan oleh Goku.

Namun ada perbedaan dari Perfect Ultra Instinct milik Goku dan para Angel.

Perfect Ultra Instinct milik Angel bersifat permanen dan tidak bisa dinonaktifkan karena pada dasarnya mereka sudah diberkahi KI dewa dari awal sebagai seorang Angel dan tujuanya diberikan KI Dewa tersebut adalah untuk membimbing dan mengawasi para Dewa Penghancur.

Jadi jika tidak ada Dewa Penghancur maka, sesuai yang dikatakan Whis bahwa kekuatan Ki Dewa Para Angel akan ditidadakan jika Dewa Penghancur mati.

Jika semua penjelasan di atas masih belum jelas, anda bisa melihat gambar berikut.

Inilah Konsep dan Teori Perfect Ultra Instinct Goku

Seperti diketahui dalam grafik di atas, Perubahan Super Saiyan masuk ke dalam kategori “Normal KI” yang artinya semakin tinggi Jumlah normal Ki maka semakin bertambah perubahan wujud dari Super Saiyan 1 sampai Super Saiyan 3.

Sedangkan “God Ki”, yaitu Ki yang lebih kuat dari Normal KI namun cara mendapatkanya harus melalui latihan yang lebih sulit dan lebih keras.

Semakin meningkatnya God Ki maka terdapat perubahan wujud baru seperti perubahan wujud Super Saiyan God dan Super Saiyan Blue.



Setelah membahas God Ki dan Normal Ki, selanjutnya adalah “Optimized God Ki”, istilah ini merupakan istilah buatan oleh Animenoem sendiri dan bukan merupakan nama resmi.

Optimized God KI ini bisa dikatakan sebagai Potensi tersembunyi dari God Ki yang telah dibuka dengan menggunakan teknik tertentu seperti Ultra Instinct.

Wujud Ultra Instinct Goku tidak bisa didapatkan dengan sekedar hanya meningkatkan God KI seperti Super Saiyan God maupun Super Saiyan Blue.



Pada Grafik bagian paling bawah merupakan grafik jika Goku terus berlatih dalam waktu yang lama dengan meningkatkan God Ki nya hingga setara Perfect Ultra Instinct.

Pada Grafik tersebut, Goku yang berlatih lebih keras,  tidak mendapatkan wujud Ultra Instinct meskipun tingkat God Ki miliknya sangat tinggi dan akhirnya hasil latihan tersebut hanya bertujuan untuk sekedar menjadi lebih kuat dan melampaui batas kekuatan dari Super Saiyan God dan Super Saiyan Blue.



Pada bagian Beerus dalam Grafik, ditunjukkan bahwa jumlah God Ki miliknya sangat jauh lebih besar dibanding dengan Goku,

namun dalam menggunakan Ultra Instinct,

Beerus belum bisa menguasainya secara penuh seperti yang dilakukan Goku Sehinggga seperti pernyataan yang dikatakan oleh Whis, Goku memiliki kesempatan untuk Mengalahkan Beerus dengan teknik tersebut yang bahkan tidak bisa dikuasai oleh Beerus.



Untuk bagian Whis sebagai Angel, diperkirakan bahwa Optimized God Ki miliknya sudah menyatu ke dalam dirinya karena dari awal ia adalah Malaikat yang telah diberkahi God Ki tanpa melakukan latihan dan pemberian God Ki tersebut hanya bertujuan untuk membimbing, mengawasi dan melatih para Hakaishin.



Berikut adalah Rahasia Teori konsep Kekuatan Perfect Ultra Instinct versi Animenoem dan ini masih bersifat opini dari Animenoem sendiri dan bukan merupakan pernyataan secara resmi. jika anda menemukan kesalahan maka anda bisa menambahkan atau memperbaiki teori tersebut dengan berkomentar lewat kolom yang telah tersedia.

Previous
Next Post »